Siswa Kelas XI Perhotelan SMK Wiyasa Magelang Gelar Praktik Lunch dari Aperitizer hingga Dessert

Tanggal : 02/08/2025, 00:13:15, dibaca 60 kali.

Magelang, 5 Februari 2025 – Siswa-siswi kelas XI jurusan Perhotelan SMK Wiyasa Magelang menunjukkan keterampilan mereka dalam praktik lunch service, yang mencerminkan pengalaman nyata di industri perhotelan dan restoran. Praktik ini dilakukan mulai dari tahap persiapan hingga penyajian makanan secara profesional, dengan konsep pelayanan lengkap mulai dari aperitizer, main course, hingga dessert.

 

Persiapan Sebelum Praktik

 

Praktik yang berlangsung di ruang praktik restoran SMK Wiyasa Magelang ini melibatkan seluruh siswa kelas XI Perhotelan. Sejak pagi, mereka telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah restoran secara profesional, termasuk:

  • Pengaturan meja makan (table setting) sesuai standar perhotelan.
  • Persiapan bahan makanan untuk berbagai hidangan.
  • Pembagian tugas antara tim dapur (kitchen) dan tim pelayanan (service).
  • Briefing oleh instruktur untuk memastikan semua siswa memahami peran masing-masing.

 

 

Instruktur yang membimbing praktik ini, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih siswa dalam mengelola layanan makan siang secara profesional, termasuk bagaimana cara menyajikan makanan dengan etika dan standar perhotelan yang tinggi.

 

Proses Penyajian Makanan

 

Setelah semua persiapan selesai, praktik lunch dimulai dengan pelayanan kepada tamu yang terdiri dari guru dan tamu undangan dari pihak sekolah. Para siswa menampilkan keterampilan mereka dalam menyajikan makanan dengan sistem table service.

 

1. Aperitizer (Makanan Pembuka)

 

Makanan pembuka yang disajikan adalah cream soup dengan garlic bread. Tim dapur bekerja keras untuk memastikan bahwa suhu dan rasa hidangan tetap terjaga, sementara tim pelayanan menyajikan hidangan dengan elegan.

 

Salah satu siswa, Dinda (XI Perhotelan), bertugas sebagai waitress dan menjelaskan kepada tamu tentang hidangan yang disajikan:

 

"Selamat siang, Bapak/Ibu. Sebagai makanan pembuka hari ini, kami menyajikan cream soup yang dipadukan dengan garlic bread. Semoga Bapak/Ibu menikmati hidangan ini."

 

 

 

2. Main Course (Makanan Utama)

 

Untuk menu utama, siswa menyajikan chicken steak dengan mashed potato dan sayuran sautéed. Hidangan ini dipilih karena merupakan salah satu menu andalan di industri perhotelan yang membutuhkan teknik memasak serta penyajian yang baik.

 

Di bagian dapur, siswa yang bertugas memastikan bahwa tekstur ayam, saus, dan pelengkapnya dalam kondisi terbaik sebelum disajikan kepada tamu. Sementara itu, tim pelayanan bekerja dengan sinkronisasi tinggi dalam menyajikan hidangan secara bersamaan kepada seluruh tamu.

 

Edo (XI Perhotelan), yang bertugas di dapur, mengungkapkan pengalamannya:

 

 "Kami harus bekerja cepat tetapi tetap menjaga kualitas makanan. Pengalaman ini sangat berharga karena kami belajar bagaimana bekerja dalam tekanan seperti di restoran nyata."



3. Dessert (Makanan Penutup)

 

Sebagai hidangan penutup, siswa menyajikan chocolate mousse dengan garnish buah segar. Dessert ini menjadi bagian penting dalam praktik lunch karena menguji keterampilan siswa dalam membuat dan menyajikan hidangan penutup yang menarik dan lezat.

 

Para tamu memberikan banyak pujian terhadap dessert ini. Ibu Endang Pratiwi Setyaningrum, S.E., Kepala SMK Wiyasa Magelang, yang hadir sebagai tamu, mengatakan:

 

"Hidangannya sangat lezat dan penyajiannya sangat profesional. Saya merasa seperti makan di restoran berbintang. Ini bukti bahwa siswa Perhotelan SMK Wiyasa benar-benar siap bersaing di industri perhotelan."

 

 

 

Pelayanan dan Etika Profesional

 

Selain keterampilan memasak dan menyajikan makanan, praktik ini juga melatih siswa dalam aspek pelayanan pelanggan, etika dalam menyajikan makanan, dan cara berkomunikasi dengan tamu.

 

Salah satu tantangan terbesar dalam praktik ini adalah koordinasi antara tim dapur dan tim pelayanan agar makanan dapat disajikan dengan waktu yang tepat. Meskipun sempat mengalami beberapa kendala kecil, seperti keterlambatan penyajian pada awalnya, siswa dapat mengatasinya dengan cepat dan tetap menjaga sikap profesional.

 

Instruktur menekankan pentingnya kerja sama tim:

 

"Di industri perhotelan, komunikasi dan kerja sama sangat penting. Hari ini, siswa sudah menunjukkan kemampuan mereka dalam menangani berbagai situasi yang mungkin terjadi di dunia kerja."

 

 

 

Evaluasi dan Kesimpulan

 

Setelah praktik lunch selesai, dilakukan evaluasi terhadap kinerja siswa oleh instruktur dan tamu undangan. Beberapa poin yang mendapat apresiasi adalah:

  • Kualitas makanan yang baik, dari rasa hingga penyajian.
  • Kerja sama tim yang solid antara dapur dan pelayanan.
  • Etika dan sikap profesional siswa dalam melayani tamu.

 

Namun, ada juga beberapa catatan perbaikan, seperti:

  • Meningkatkan kecepatan dalam penyajian makanan agar tamu tidak menunggu terlalu lama.
  • Memperbaiki teknik komunikasi dalam menjelaskan menu kepada tamu agar lebih menarik dan profesional.

 

 

Secara keseluruhan, praktik ini berjalan dengan sukses dan memberikan pengalaman berharga bagi siswa kelas XI Perhotelan.

 

Ketua kelas XI Perhotelan, Satria, mengungkapkan harapannya:

 

"Kami sangat senang bisa melakukan praktik ini karena memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja di industri perhotelan. Kami berharap bisa terus mengembangkan keterampilan kami agar lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus."

 

 

 

Penutup

 

Praktik lunch di SMK Wiyasa Magelang bukan hanya sekadar kegiatan belajar, tetapi juga menjadi ajang pembuktian keterampilan siswa dalam dunia perhotelan. Dengan pengalaman ini, diharapkan siswa semakin percaya diri dan siap terjun ke industri perhotelan setelah menyeles
aikan pendidikan mereka.

 

SMK Wiyasa Magelang – Mencetak Profesional Muda di Dunia Perhotelan!

 




 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas